Toko Aksesoris dan Sukucadang Sepeda Motor
One Stop Shopping
Tingkat pertumbuhan sepeda motor yang sedemikian pesatnya di Indonesia, serta meningkatnya
standar kebutuhan para pengguna sepeda motor adalah merupakan peluang emas bagi bisnis toko
aksesoris, suku cadang dan perawatan sepeda motor. Tak ayal, bila kemudian sekarang ini marak
bisnis atau toko yang serupa di berbagai kota. Sayangnya, banyak diantara bisnis toko aksesoris,
perawatan dan suku cadang sepeda motor tidak memberikan pelayanan yang nyaman, aman, praktis
dan dijamin keasliannya. Padahal, saat ini konsumen sudah semakin cerdas dalam berbelanja
aksesoris dan sukucadang sepeda motor. Hanya toko yang memberikan pelayanan yang nyaman,
aman, praktis dan dijamin keasliannya pasti akan banyak disanjangi konsumen/bikers.
Satu-satunya bisnis aksesoris dan suku cadang sepeda motor yang memberikan pelayanan yang
nyaman dengan konsep swalayan (self service), aman, praktis dan dijamin keasliannya adalah adalah
Raja Motor.
Raja Motor didirikan pada tanggal 11 Maret 1996 di Jakarta, merupakan toko aksesoris dan
sukucadang sepeda motor pertama dan satu-satunya yang menerapkan konsep swalayan (self
service). Dengan keunikan yang dimilikinya, membuat para pecinta dan pemerhati otomotif khususnya
sepeda motor menjadi pelanggan setia Raja Motor. Asal tahu saja, sebagai toko aksesoris dan
sukucadang sepeda motor, produk yang Raja Motor sangat lengkap dan variatif. Tercatat ada lebih dari
6.000 item produk untuk sepeda motor berbagai merek dengan harga yang sangat kompetitif.
Menurut H. Erie Riza Nugraha, founder Raja Motor, bisnis toko aksesoris dan sukucadang sepeda
motor memang memiliki prospek sangat baik. Apalagi pertumbuhan sepeda motor baru juga sangat
tinggi yakni 40%per tahun. Tak ayal, menggeluti bisnis seperti Raja Motor sangat menjanjikansekali.
Raja Motor adalah toko aksesoris yang sudah sangat dikenal tidak hanya di Jabodetabek tetapi juga di
seantero Nusantara. Toko milik Erie yang di Cibubur dan Ciledug tak pernah sepi oleh para bikers yang
ingin berbelanja aksesoris dan suku cadang sepeda motor.
Alhasil melihat animo yang besar, Raja Motor dikembangkan oleh Erie secara lebih luas. Pertama,
adalah memasukkan produk-produknya ke beberapa outlet modern market seperti Alfa Supermarket,
Inka Mart dan Home Plus. “Saat ini total kita ada 22 counter modern market,” ungkap Erie. Kedua,
menambah cabang dengan cara memfranchisekan Raja Motor kepada para investor yang berminat.
Berbagai cara yang dilakukan Erie terbukti ampuh. Raja Motor menjadi berkembang sangat pesat.
Tidak hanya bisnisnya saja, mereknya juga sudah menjadi top of mind di kalangan bikers.
Hebatnya lagi, dari tadinya outlet Raja Motor hanya dua (milik Erie), setelah difranchisekan pada medio
2006, jumlah outlet Raja Motor langsung membengkak menjadi 7 outlet dimana 5 outlet adalah milik
franchisee, yaitu di Semarang, Depok, Serpong, Ciganjur dan Jatiwaringin.
Erie melanjutkan, lantaran salah satu tujuan memfranchisekan usahanya adalah ingin berbagi
pengalaman dalam bisnis aksesoris dan sukucadang kepada masyarakat luas, maka persyaratan
franchise yang dibuat tidak mempersulit calon franchisee. “Yang penting punya dana, lokasi yang
strategis minimal seluas 100 m2 dan komitmen bisnis di aksesoris dan sukucadang,” imbuhnya.
Untuk menjadi franchisee Raja Motor di tahun 2007, investasi yang dibutuhkan adalah Rp 305 juta.
Menurut Erie, itu belum termasuk tempat, namun sudah mencakup franchisee fee sebesar Rp 75 juta
selama 5 tahun, set up store senilai Rp 80 juta, Stok awal (initial inventory) Rp 125 juta, legal fee Rp 5
juta dan working capital Rp 20 juta.
Untuk mensukseskan bisnis franchisee-nya, Raja Motor sebagai franchisor akan all out dalam
memberikan dukungan. Mulai dari pelatihan insentif kepada seluruh karyawan, dukungan informasi
yang akurat, dukungan SOP yang lengkap, dukungan POS software hingga kunjungan berkala ke
setiap outlet.
Erie menambahkan, bergabung dengan Raja Motor terbukti sangat menguntungkan. Pasalnya dari total
outlet semua memberikan omset yang sangat fantastis dengan perhitungan tingkat BEP yang relatif
cepat yakni antara 3 hingga 3,5 tahun. “Omset outlet kita setelah 6 bulan operasi, diharapkan
penjualan per bulan rata-rata bisa mencapai Rp 100 juta hingga Rp 150 juta,” beber Erie bangga.
“Sebab itu,” lanjut Erie, “tak salah memilih Raja Motor sebagai pilihan bisnis di bidang automotive.
Ada 7 alasan pelanggan berbelanja di Raja Motor, yaitu: Pertama, brand yang sudah dikenal &
dipercaya sejak tahun 1996. Kedua, konsepnya yang 'one stop shopping': aksesoris, sukucadang,
modifikasi, racing parts, motocross, kostum bikers, pengaman, perawatan & pemasangan. Ketiga,
pelayanannya yang ramah & bersahabat, Keempat, menerima pembayaran dengan Visa, Mastercard,
Debit BCA, Maestro. Kelima, tempat nyaman dan bebas calo. Keenam, tersedia barang bergaransi dan
Ketujuh, money back guarantee”.
Franchise Info , silakan menghubungi:
Cibubur Point Automotive Center, Ruko B3A
Jl. Alternatif Cibubur km 1. Cibubur, Depok
Telp. (021) 84596707 / (021) 8451728
Fax. (021) 8730216 E-mail: franchise@raja-motor.com

TUJUH ALASAN PELANGGAN BELANJA DI RAJA MOTOR
|
H. Erie R Nugraha dan Hj. Eta Nugraha
Founders Raja Motor
" Jika Anda serius ingin berbisnis aksesoris dan sukucadang sepeda motor, kami siap membantu Anda."
Segera hubungi kami Esia: (021) 90 4222 90
email : franchise@raja-motor.com
|
BISNIS WARALABA AKSESORIS & SUKUCADANG SEPEDA MOTOR YANG PERTAMA & SATU-SATUNYA DI INDONESIA
|
Berapa jumlah sepeda motor di Indonesia?
|
Potensi pasar yang luar biasa !
|
2007-2010 Copyright Raja Motor All rights reserved.
|